Saya, seorang gadis menginjak
usia dua puluh tahun anak terakhir dari ke empat bersaudara. saya memiliki dua
malaikat tak bersayap mereka bernama bapak dan mamah. Panggilan yang lumayan
aneh bukan? Pada umumnya panggilan orang tua itu kan ayah-ibu, mamah-papah,
umi-abi, dan sebagainya. Biarlah, aku tetap menyukainya. aku bukan anak
kesayangan karena orang tua kami memberikan perhatian yang sama satu dengan
yang lain tapi mungkin akulah anak yang paling nakal mungkin kalau agama bilang
akulah anak yang paling durhaka. Kenapa? Ya mungkin hanya aku satu-satunya yang
pernah membuat mereka menangis. Aku sungguh teramat nakal, mulutku tak bisa
diam sampai aku tak sadar dengan setan seperti apa yang merasuki diriku. Pernah
dulu, ketika aku masih di bangku sd saat itu aku ikut madrasah (TPQ). Bapakku dulunya
adalah seorang pns di kecamatan tentunya waktu aku masih sd beliau entah masih
golongan berapa. Aku teramat gengsi saat itu (dan itu masih sampai sekarang)
setiap aku dijemputnya aku dijemput dengan motor dinasnya, ya karena keluarga
kami keluarga biasa-biasa saja. Suatu sore, beliau menjemputku dengan sepeda
ontel milik mbah. Ah butut sekali pikirku saat itu. Aku marah, aku pulang
berjalan kaki dan beliau berjalan dibelakangku sembari menuntun sepeda ontel
tua milik mbah. Aku sangat kejam memang. Dan sampai ini memori sepeda itu masih
tersimpan rapi dalam pikiranku. Ah bodohnya aku, coba saja dulu aku mau diajak
pulang bersama sepeda itu pastinya memori yang kukenang adalah memori indah
dengan suasana senja yang begitu syahdu. Banyak hal-hal bodoh kulakukan
terhadap kedua malaikat itu, ah dosaku teramat banyak. Maafkan aku…
Jumat, 09 Mei 2014
Rabu, 07 Mei 2014
rabu bersama #2
sebelumnya saya jelaskan dulu apa itu "rabu bersama" dan sebelumnya saya meminta maaf jika dalam membaca nanti anda merasa kebingungan karena saya masih pemula dalam hal nulis-nulis kayak gini.
rabu bersama adalah nama kegiatan makan-makan (atau bisa juga yang lainnya yang penting BERSAMA!) segereombolan mahasiswa tingkat 4 salah satu universitas kurang kece di kota Yogyakarta. kegiatan yang dilaksanakan setiap rabu sore ini selalu memiliki ketua kelompok dimana ketuanya kita dapetin dari hasil undian. ketua yang terpilih bebas memilih tempat mana aja yang mau kita kunjungi dan anggota-anggotanya nggak ada yang boleh usul apalagi komen. ohya, siapapun boleh ikut acara ini nggak ada yang namanya geng-geng an nggak ada kualifikasi untuk bisa ikut acara ini pokoknya kita wellcome for everyone. paham?
rabu bersama part 1 yang direncanakan tanpa sengaja itu kita laksanakan di "mie ayam tumini" deket terminal Giwangan dimana waktu itu baru 8 orang yaitu angga, hira, karim, iza, fia, dhari, dinda, dan pastinya saya. sayang, part 1 kita tidak mendokumentasikannya *hiks
dan sekaraaanggg, rabu bersama #2 kali ini kita pilih "Calzone Express" depan UKDW *lupa nama jalannya. FYI ketua kelompok belum ada, dan ide pembuatan ketua kelompok itu dicetuskan oleh anggota sejati yaitu karim pas kita lagi nungguin makanan di calzone.
baru minumannya yang dateng, yang pink2 itu stroberi apa gitu @8rban trus yang kiri mochacino (entah bener nggak tulisannya) itu just @5rb
dan ini pizzanya just 15ribu bapak bapak ibu ibu. itu pizza kering dilipet jadi 2 tapi aseli nggak kalah sama tetangga sebelah (baca:PH)
Sabtu, 12 April 2014
galau atau gundah gulana?
hai kamu yang punya tulung rusuk ini..
apa kabar?
sudah makan siang kah?
makanlah, aku tak mau kau sakit
kau tahu, aku merindumu disini
kapan kau pulang?
apa kabar?
sudah makan siang kah?
makanlah, aku tak mau kau sakit
kau tahu, aku merindumu disini
kapan kau pulang?
Langganan:
Postingan (Atom)


